Model Penanggulangan Stunting Melalui Pemberdayaan Masyarakat Bidang Peningkatan Pengetahuan dan Skiil Kewirausahaan Mandiri di Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi
Abstract
Stunting adalah masalah kesehatan masyarakat serius yang berpengaruh besar terhadap kualitas bangsa di masa depan, disebabkan oleh kekurangan gizi dan masalah sanitasi, serta diperparah oleh kemiskinan ekstrem dan kurangnya pengetahuan serta pemberdayaan masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat untuk mengurangi faktor risiko stunting di Kecamatan Marawola. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, diskusi, dan pelatihan kewirausahaan mandiri yang dilakukan melalui Posyandu/Puskesmas kepada kepala keluarga stunting, ibu hamil, ibu menyusui, dan remaja putri SLTA. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa dari 40 remaja putri SLTA N. 4 Sigi yang menjadi sasaran, 95% mengikuti kegiatan hingga selesai, dengan peningkatan pengetahuan tentang stunting sebesar 78,94% dan 10,53% melakukan kewirausahaan mandiri. Sementara itu, dari 61 masyarakat potensial stunting yang berpartisipasi, peningkatan pengetahuan tentang faktor risiko stunting mencapai 80%, dan 34,42% melakukan kewirausahaan mandiri. Enam mahasiswa aktif dari Jurusan Kesehatan Lingkungan Polkespal juga terlibat dalam kegiatan ini. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat terkait stunting, serta mendorong kewirausahaan mandiri, yang merupakan aspek penting dalam mengatasi masalah stunting melalui keterlibatan masyarakat.
Downloads
References
Amalrahman, A. (2023). Prevalensi Stunting di Dua Kabupaten Masih Tinggi. metrosulawesi.net. https://news.schoolmedia.id/lipsus/Prevalensi-Stunting-di-Sulawesi-Tengah-Tinggi-Jadikan-Laut-Sumber-Protein-Hewani-3346
Chambers, R. (1995). Poverty and livelihoods: Whose reality counts? Environment and Urbanization, 7(1), 173–204. https://doi.org/10.1177/095624789500700106
Darwanto, D. (2012). Peran Entrepreneurship Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. PROSIDING RISET TERAPAN BlDANG MANAlEMEN & BISNlS nNGKAT N4Sl0NAL JUIWSW ADMINlSTRASl BISNlS POLITEKNIK NEGERl SEMARANG 2012, 11–24.
Endah, K. (2020). Pemberdayaan Masyarakat: Menggali Potensi Lokal Desa. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1), 135–143.
Erikha Azizah, R. (2023). Stunting: Permasalahan Pahit yang Harus Diatasi. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/16037/Stunting-Permasalahan-Pahit-yang-Harus-Diatasi.html
Gunawan, R., Fitriani, A. D., Siregar, D. M. S., Asrul, A., Siregar, D., & Sugito, S. (2023). Penguatan Posyandu dalam Pencegahan Stunting Melalui Deteksi Dini Berbasis Aplikasi dan Pendampingan Wirausaha di Sumatera Utara. Journal of Dedicators Community, 7(1), 15–24. https://doi.org/10.34001/jdc.v7i1.3765
Harjanti, A. E., Hakim, C. B., & Salim, N. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Kewirausahaan Dalam Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Abdimas Indonesia, 5, 14–20.
Irmawati, I. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Jagung Di Desa Tanah Toa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba [Diploma, Universitas Negeri Makassar]. https://eprints.unm.ac.id/14234/
Khamidah, K. N., Murniawati, I., & Suspeni, S. (2019). Pembelajaran Kewirausahaan Berbasis Lingkungan (Studi Kasus Di SMA Negeri 14 Semarang). Equilibria Pendidikan : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi, 4(2), Article 2. https://doi.org/10.26877/ep.v4i2.4884
Muchtar, F., Rejeki, S., Elvira, I., & Hastian, H. (2023). Edukasi Pengenalan Stunting Pada Remaja Putri. Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi, 2(2), 138–144. https://doi.org/10.34312/ljpmt.v2i2.21400
Mugianti, S., Mulyadi, A., Anam, A., & Najah, Z. (2018). Faktor Penyebab Anak Stunting Usia 25-60 Bulan di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 5, 268–278. https://doi.org/10.26699/jnk.v5i3.ART.p268-278
Pratiwi, Y. (2023). Pemetaan Strategi, Model, Dan Sasaran Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemasan, Kabupaten Sukoharjo Dengan Pendekatan Multi Sektoral. Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 465–478.
Rahayu, T. H. S., Suryani, R. L., & Utami, T. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Pada Balita Di Desa Kedawung Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Borneo Nursing Journal (BNJ), 4(1), 10–17. https://doi.org/10.61878/bnj.v4i1.44
Rahman, H., Rahmah, M., & Saribulan, N. (2023). Upaya Penanganan Stunting Di Indonesia: Analisis Bibliometrik Dan Analisis Konten. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa (JIPSK), 8(1), 44–59.
Rokom, R. (2023). 11 Intervensi Spesifik Atasi Stunting Telah Dilaksanakan di Daerah, 2 Di Antaranya Melebihi Target – Sehat Negeriku. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20230623/1543354/11-intervensi-spesifik-atasi-stunting-telah-dilaksanakan-di-daerah-2-di-antaranya-melebihi-target/
Soebiato, P., & Mardikanto, T. (2017). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik (Cetakan ke 4). Alfabeta. https://cvalfabeta.com/product/pemberdayaan-masyarakat-dalam-perspektif-kebijakan-publik/

