Pengendalian Terpadu Parasit Filariasis Di Desa Bobo Dan Desa Pesaku, Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi

  • Hasanudin Hasanudin Jurusan Kesehatan Lingkungan, Polkespal, Palu, Indonesia
  • Djunaedil Syukur Jurusan Kesehatan Lingkungan, Polkespal, Palu, Indonesia
  • Novarianti Novarianti Jurusan Kesehatan Lingkungan, Polkespal, Palu, Indonesia
Keywords: Pengendalian terpadu, Parasit Filariasis

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang Filariasis, serta memberantas penyakit Filariasis di Desa Bobo dan Desa Pesaku, Kecamatan Dolo Barat. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah pendekatan cross-sectional yang meliputi: Sosialisasi tentang Filariasis kepada penderita, kader kesehatan desa, dan masyarakat sekitar. Pengukuran parameter indeks vektor (MBR) untuk mengetahui tingkat kepadatan nyamuk vektor Filariasis. Kegiatan penyemprotan dalam/luar rumah dan lingkungan (IRS) di rumah penderita dan radius 50meter rumah tetangga penderita. Hasil dan Temuan: PKM ini menghasilkan sosialisasi tentang Filariasis kepada 8 penderita Filariasis, 7 kader kesehatan desa, dan 208 masyarakat sekitar di Desa Bobo dan Desa Pesaku. Cakupan IRS mencapai 100% untuk rumah penderita, 47 rumah tetangga, dan 2.750 M2 lingkungan habitat/resting place vektor. Terjadi peningkatan pengetahuan tentang Filariasis pada masyarakat respondent Desa Bobo dari 63,2% (pre-test) menjadi 84,2% (post-test), dan di Desa Pesaku dari 66,7% menjadi 86,7%. Parameter indeks vektor (MBR) menurun dari 5,437 menjadi 2,142, namun masih di atas ambang batas (0,025). PKM ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang Filariasis, serta membantu memberantas penyakit Filariasis di Desa Bobo dan Desa Pesaku. Kegiatan IRS yang dilakukan terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kepadatan nyamuk vektor Filariasis. PKM ini juga memberikan pengalaman berharga bagi 32 mahasiswa aktif Jurusan Kesehatan Lingkungan dalam menerapkan ilmu pengetahuan di lapangan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustiantiningsih, D. (2013). Praktik pencegahan filariasis. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 190–197.

Astriana, Y., Afni, N., Andri, M., & Yani, A. (2022). Analisis Faktor Risiko Kejadian Filariasis di Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi. Jurnal Kolaboratif Sains, 5(1), 36–44. https://doi.org/10.56338/jks.v5i1.2185

Baharudin, K., Ekawati, D., Sari Murni, N., & Liana, Y. (2023). Penilaian Penularan Penyakit Filariasis Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 8(1), 147–156.

Notoatmodjo S. (2010). lmu Perilaku Kesehatan: Penelitian Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 140.

Rahmi, I. R., Sutiningsih, D., Hestiningsih, R., & Saraswati, L. D. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kasus Filariasis di Indonesia : Sistematik Review. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 7(2), 501–521. https://doi.org/10.14710/jekk.v7i2.11515

Salim, M. F. (2016). Zona Kerentanan Filariasis Berdasarkan Faktor Risiko dengan Pendekatan Sistem Informasi Geografis. Journal of Information Systems for Public Health, 1(1), 18. https://doi.org/10.22146/jisph.6759

Widiastuti, P. (2015). Karakteristik Host Dan Lingkungan Penderita Filariasis Di Kabupaten Tangerang Tahun 2015. In universitas islam negeri Syarif Hidayahtullah jakarta. Retrieved from http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15003161%5Cnhttp://cid.oxfordjournals.org/lookup/doi/10.1093/cid/cir991%5Cnhttp://www.scielo.cl/pdf/udecada/v15n26/art06.pdf%5Cnhttp://www.scopus.com/inward/record.url?eid=2-s2.0-84861150233&partnerID=tZOtx3y1

Yuziani, Y., Rahayu, M. S., & Mellaratna, W. P. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kepatuhan Pengobatan Massal Filariasis Di Kecamatan Baktiya Aceh Utara. AVERROUS: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Malikussaleh, 7(1), 95. https://doi.org/10.29103/averrous.v7i1.4728

Published
2024-06-22
How to Cite
Hasanudin, H., Syukur , D., & Novarianti, N. (2024). Pengendalian Terpadu Parasit Filariasis Di Desa Bobo Dan Desa Pesaku, Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(2), 396-406. https://doi.org/10.53769/jai.v4i2.713