Penguatan Literasi Penyakit Menular Seksual sebagai Upaya Mitigasi Risiko pada Remaja
Abstract
Remaja berada pada masa transisi perkembangan fisik dan psikis yang signifikan, di mana keingintahuan terhadap seksualitas mulai meningkat, namun sering kali tidak dibarengi dengan literasi kesehatan yang memadai. Prevalensi infeksi menular seksual (IMS) yang tinggi pada kelompok usia muda menuntut adanya intervensi pencegahan yang komprehensif. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan dan pengetahuan remaja mengenai kaitan erat antara infeksi saluran reproduksi dan risiko infertilitas di masa depan. Mitra sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi SMK Negeri 6 Palu. Metode pelaksanaan meliputi edukasi interaktif berbasis ceramah dan diskusi, pemanfaatan media visual (PowerPoint, brosur, dan X-banner), serta evaluasi tingkat pemahaman melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan; persentase siswa dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 51,61% pada saat pre-test menjadi 87,1% pada saat post-test. Keberadaan media edukasi berkelanjutan di sekolah terbukti efektif dalam membantu remaja mengenali risiko asimtomatik PMS secara dini. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi kesehatan reproduksi terbukti efektif dalam mendongkrak literasi dan membentuk kesadaran mitigasi risiko sejak dini.

