Edukasi Latihan Fisik dan Pemeriksaan Kapasitas Vital Paru pada Masyarakat TPA Kawatuna Kota Palu
Abstract
Kegiatan masyarakat di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kawatuna Kota Palu berpotensi terpapar debu, gas hasil pembusukan sampah, dan partikel lingkungan lainnya yang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pernapasan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan paru, meningkatkan keterampilan melakukan latihan fisik dan latihan pernapasan, serta memberikan gambaran kondisi fungsi paru melalui pemeriksaan spirometri. Kegiatan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif dan andragogik melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi latihan pernapasan diafragma, peregangan dan aktivitas fisik ringan, pemeriksaan kapasitas vital paru, pemberian multivitamin, serta evaluasi pre-test dan post-test. Dalam data, 30 peserta mengikuti rangkaian kegiatan dan 30 peserta menjalani pemeriksaan spirometri. Skor pengetahuan meningkat dari 58,4 ± 12,6 menjadi 82,7 ± 9,8. Analisis paired t-test pada data simulasi menunjukkan perbedaan bermakna pada luaran (p < 0,001). Pemeriksaan spirometri memberikan gambaran awal fungsi respirasi peserta. Kegiatan menunjukkan pengaruh positif terhadap pengetahuan dan keterampilan masyarakat, sedangkan hasil spirometri digunakan sebagai informasi awal dan bukan sebagai diagnosis mandiri.
Kata kunci: latihan fisik; kapasitas vital paru; fungsi paru; edukasi kesehatan; TPA Kawatuna.

