Pemanfaatan Limbah Nilam Menjadi Briket Sebagai upaya Meningkatkan Nilai Tambah Ekonomi dan dan Kepedulian Lingkungan Lingkungan Masyarakat Desa Anggawo Kecamatan Uepai Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara
Abstract
Limbah hasil pengolahan tanaman nilam merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi masyarakat di wilayah sentra produksi nilam. Limbah berupa sisa daun dan batang setelah proses penyulingan pada umumnya belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan apabila dibuang atau dibakar secara terus-menerus. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Anggawo, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, dilaksanakan melalui program sosialisasi dan pemanfaatan limbah nilam menjadi briket sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah berbasis potensi lokal. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi awal, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi. Materi kegiatan meliputi identifikasi potensi limbah nilam, dampak limbah terhadap lingkungan, konsep pemanfaatan kembali limbah, serta praktik pengolahan limbah menjadi produk bahan bakar padat berupa briket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai potensi pemanfaatan limbah nilam dan meningkatnya ketertarikan peserta untuk mengolah limbah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai guna. Program ini juga mendorong perubahan cara pandang masyarakat dari limbah sebagai sisa produksi menjadi sumber daya yang memiliki nilai guna dan potensi ekonomi. Kegiatan KKN ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan pemanfaatan limbah nilam secara berkelanjutan melalui penguatan kelompok masyarakat, pendampingan teknologi sederhana, dan pengembangan pemasaran produk.
Downloads
References
Ardiansyah, I., Putra, A. Y., & Sari, Y. (2022). Analisis nilai kalor berbagai jenis briket biomassa secara kalorimeter. Journal of Research and Education Chemistry.
Dewi, A. R. S., Mardiana, R., Nurdjannah, N., Faqiha, A. N. N., Fatiha, A. N. J., & Hardiyono, H. (2025). Dari limbah menjadi nilai: Kelayakan ekonomi pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui bank sampah dan pusat pemilahan. Journal of Career Development.
Ellen MacArthur Foundation. (2021). Completing the picture: How the circular economy tackles climate change. Ellen MacArthur Foundation.
Ginting, Z., Setiawan, A., Mulyawan, R., Armadani, W., Hermawan, Y., & Shrestha, A. (2022). Thermal and physical properties of patchouli essential oil industry residue as renewable feedstock for bioenergy. Journal of Renewable Energy, Electrical, and Computer Engineering.
Indriani, S. (2026). Community empowerment through agricultural waste-based bio-briquette production for renewable energy. Transformatif: Jurnal Pengabdian Masyarakat.
Iswanto, Budiarty, Budiman, Y. A., Saidil, Kadri, M. A., & Pratama, A. R. (2023). Pemanfaatan limbah penyulingan tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) sebagai bahan baku briket di Desa Sadar Kabupaten Bone. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2021). Pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2021). Pedoman budidaya dan pengolahan tanaman nilam. Kementerian Pertanian.
Kinara, L. G. (2026). The Kampung Eco Briquette (Kang Ebit) program as a community-based circular economy model for siwalan waste utilization in Kapu Village, Tuban Regency. Prospect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat.
Muliono, A., Oge, L., Danggi, E., Ari, R., Hastian, H., & Fatimah, W. O. N. S. (2026). The effect of the biomass weight ratio of patchouli leaves and sawdust on the chemical properties of patchouli briquettes. AGRONES.
Natsir, N., Lisanti, F. I., Heryani, H., Nisma, N., & Wulandari, D. A. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia.
Purwaningsih, D., Budiasih, K. S., Fahmi, M. I., Indriyani, H. K., & Hikam, W. M. M. (2026). Pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dan produksi ecoenzyme di Nanggulan, Kulon Progo. Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA.
Raphaela, J., Mekel, A. N., & Saroinsong, T. (2026). Making biobriquettes from patchouli and rice husks using tapioca flour glue. Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy.
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Siraj, M. L., Suprianto, S., Ismail, I., Iskandar, D., Syarifiuddin, S., & Ahmad, E. A. (2026). Pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi sirkular melalui pelatihan pengelolaan bank sampah di Kelurahan Maccini Parang Kota Makassar. INNOVA-S: Journal of Innovation and Sustainable Services.
Tandiapa, V. P., Mekel, A. N., Sirun, A., & Saroinsong, T. (2026). Utilization of patchouli oil distillation waste and rice husks in bio-briquette production as alternative fuel, with patchouli waste as the dominant component. Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy.
Widayanti, B. H., Rahmawati, D., & Maulana, R. (2024). Model ekonomi sirkular pengelolaan sampah rumah tangga Kota Mataram. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial.

