Pemanfaatan Lahan Pekarangan Menjadi Kebun Kolektif untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Kelurahan Tosiba, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka

  • Rahmi Ramadhani Abdul Azis Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Muh. Agung Prasetia Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Nur Risma Musrapi Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Ayu Andini Eka Putri Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Yuni Sumaryani Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Sari Bulan Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Fika Dilla Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Indri R Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Nur Amalia Mutmainna Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Wahyuddin Nurdin Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Sawal Sawal Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Adrian Syahputra Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Ahmad Iskandar Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
Keywords: kebun kolektif, ketahanan pangan, lahan pekarangan, Kelurahan Tosiba

Abstract

Program pemanfaatan lahan pekarangan menjadi kebun kolektif di Kelurahan Tosiba, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan mendukung ketahanan pangan lokal, kemandirian warga, serta solidaritas sosial. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sembilanbelas November Kolaka dengan menggunakan metode partisipatif dan kolaboratif yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama. Tahapan kegiatan meliputi persiapan melalui koordinasi dengan pemerintah kelurahan dan sosialisasi kepada warga, pemilihan lahan secara partisipatif, serta pelaksanaan berupa penggemburan tanah, pembibitan sayuran (kangkung, bayam, terong, dan mentimun), pemantauan pertumbuhan tanaman, hingga panen bersama. Pada tahap akhir, dilakukan pelaporan dan evaluasi untuk mengidentifikasi capaian, kendala, dan strategi perbaikan. Hasil menunjukkan bahwa kebun kolektif tidak hanya menyediakan sumber pangan alternatif yang sehat dan terjangkau, tetapi juga meningkatkan keterampilan bercocok tanam masyarakat, memperkuat rasa percaya diri dalam memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, serta menumbuhkan solidaritas sosial melalui praktik gotong royong. Dengan demikian, kebun kolektif menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan dan berpotensi direplikasi di wilayah lain.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azhar, M., & Ningsih, W. (2024). Panen bersama sebagai strategi memperkuat modal sosial dalam pertanian komunitas. Jurnal Sosial Masyarakat Desa, 6(3), 77–88.

Fitriani, L., & Nugraha, T. (2022). Pengembangan kebun kolektif sebagai solusi ketahanan pangan masyarakat urban. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 4(2), 115–123. https://doi.org/10.22219/jpmm.v4i2.XXXX

Lestari, D., & Suryani, R. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui kebun kolektif dalam rangka ketahanan pangan berkelanjutan. Jurnal Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (JPPM), 5(1), 41–50. https://doi.org/10.25077/jppm.v5n1.2023.XXXX

Maulana, R., & Hidayat, A. (2024). Efektivitas teknik tanam sederhana dalam mendukung pangan keluarga. Jurnal Inovasi Pertanian Lokal, 7(2), 102–110.

Nugroho, A., & Permana, A. (2021). Mahasiswa dan pengabdian berbasis solusi: Membangun ketahanan pangan melalui kolaborasi desa. Jurnal Pengabdian dan Inovasi Sosial, 3(1), 33–42.

Pratama, A., Nurhaliza, S., & Ramadhan, M. (2022). Peran mahasiswa KKN dalam peningkatan ketahanan pangan berbasis pertanian komunitas. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Progresif, 3(2), 70–78. https://doi.org/10.1234/jpkmp.v3i2.XXXX

Riyanto, E., & Sari, P. (2024). Model pertanian partisipatif berbasis kebun warga di wilayah rural. Jurnal Pembangunan Pedesaan Berkelanjutan, 5(1), 45–58.

Santoso, E., Wulandar, A., & Bahri, M. (2023). Kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dalam pengembangan pertanian lokal melalui kebun kolektif. Jurnal Abdimas Nusantara, 6(1), 89–98. https://doi.org/10.5678/jan.v6n1.XXXX

Utami, N., Fadhilah, R., & Sari, D. (2025). Peran monitoring tanaman terhadap keberhasilan kebun komunitas. Jurnal Agro Edukasi, 8(1), 55–66.

Yuliana, S., Putri, N., & Kurniawan, H. (2021). Implementasi kebun komunitas sebagai strategi ketahanan pangan rumah tangga di wilayah urban. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (SOSEKTA), 10(3), 144–152. https://doi.org/10.14710/sosekta.v10n3

Published
2025-09-16
How to Cite
Azis, R. R. A., Prasetia, M. A., Musrapi, N. R., Putri, A. A. E., Sumaryani, Y., Bulan, S., Dilla, F., R, I., Mutmainna, N. A., Nurdin, W., Sawal, S., Syahputra, A., & Iskandar, A. (2025). Pemanfaatan Lahan Pekarangan Menjadi Kebun Kolektif untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Kelurahan Tosiba, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(3), 2191-2200. https://doi.org/10.34697/jai.v5i3.2084
Section
Articles