PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG KAMA DISTRIK WESAPUT DALAM MEMAKSIMALKAN SINGKONG DAN UBI JALAR SEBAGAI SOLUSI KETAHANAN PANGAN DI MASA PANDEMIK

  • Sumiyati Tuhuteru Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Wamena, Indonesia
  • Orgenes Kaiwai Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Wamena, Indonesia
  • Lince Douw Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Wamena, Indonesia
  • Oni Wandikbo Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Wamena, Indonesia
  • Frengki Wilil Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Wamena, Indonesia
  • Rut Agapa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Wamena, Indonesia
  • Itamius Kogoya Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Wamena, Indonesia
  • Rosalina Mabel Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Wamena, Indonesia
  • Diton Karoba Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Wamena, Indonesia
  • Ilince Tabuni Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Wamena, Indonesia
Keywords: Diversifikasi Pangan, Food Sustainable, Mandiri Pangan, Pandemik, Pangan Lokal

Abstract

Ketahanan pangan menjadi topik utama perkembangan suatu bangsa yang akhir-akhir ini diperbincangkan oleh banyak pihak sebagai konsekuensi dari dampak penyebaran COVID-19 yang semakin meluas.  Pola konsumsi dan produksi nasional sampai sekarang masih terfokus pada beras, padahal ketergantungan hanya pada beras memiliki risiko besar. Usaha diversifikasi pertanian serta usaha penganekaragaman bahan pangan sebagai sumber kalori perlu dikembangkan, terutama penganekaragaman bahan pangan lokal yang ada di setiap daerah di Indonesia, salah satunya seperti di Wamena. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan metode sosialisasi dan pendampingan pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan bahan pangan lokal singkong dan ubi jalar sebagai solusi ketahanan pangan di masa pandemik. Hasil pelaksnaan pengabdian ini memberikan dampak positif dan pembelajaran yang baik dalam pengolahan bahan pangan lokal singkong dan ubi jalar sebagai solusi ketahanan pangan di masa pandemik sehingga masyarakat di Kampung Kama Distrik Wesaput dapat mengembangkan pengetahuan terkait bentuk olahan pangan lokal dan dapat meningkatkan ketahanan pangan petani di masa pandemik saat ini.Ketahanan pangan menjadi topik utama perkembangan suatu bangsa yang akhir-akhir ini diperbincangkan oleh banyak pihak sebagai konsekuensi dari dampak penyebaran COVID-19 yang semakin meluas. Pola konsumsi dan produksi nasional sampai sekarang masih terfokus pada beras, padahal ketergantungan hanya pada beras memiliki risiko besar. Usaha diversifikasi pertanian serta usaha penganekaragaman bahan pangan sebagai sumber kalori perlu dikembangkan, terutama penganekaragaman bahan pangan lokal yang ada di setiap daerah di Indonesia, salah satunya seperti di Wamena. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan metode sosialisasi dan pendampingan pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan bahan pangan lokal singkong dan ubi jalar sebagai solusi ketahanan pangan di masa pandemik. Hasil pelaksnaan pengabdian ini memberikan dampak positif dan pembelajaran yang baik dalam pengolahan bahan pangan lokal singkong dan ubi jalar sebagai solusi ketahanan pangan di masa pandemik sehingga masyarakat di Kampung Kama Distrik Wesaput dapat mengembangkan pengetahuan terkait bentuk olahan pangan lokal dan dapat meningkatkan ketahanan pangan petani di masa pandemik saat ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ariani M, Hermanto. (2015). Dinamika konsumsi pangan. Dalam: Irawan B, Ariningsih E, Pasandaran E, editors. Panel petani nasional: rekonstruksi agenda peningkatan kesejahteraan petani. Jakarta (ID): IAARD Press. hlm. 101-124.

Ariningsih E. E. Suryani., Handewi P., dan Saliem, (2020). Diversifikasi Pangan Sebagai Strategi Adaptasi Rumah Tangga Menghadapi Pandemi Covid-19. Prosiding: Dampak Pandemi Covid-19: Perspektif Adaptasi dan Resiliensi Sosial Ekonomi Pertanian. Litbang.

Food and Agriculture Organization (FAO). (2020). Impact of Coronavirus on Food Security and Nutrition in Asia and The Pasific: Building More Resilient Food System (Issue June). https://doi.org/10.1016/S0304-3878(97)00005-9. Diakses 01 Maret 2022.

Hirawan, Fajar B dan Verselita, Akita A, (2020). Kebijakan Pangan di Masa Pandemik Covid-19. CSIS Commentaries DMRU-048-ID. 14 April 2020.

Kementerian Perdagangan. (2013). Analisis dinamika konsumsi pangan masyarakat Indonesia. Laporan Akhir. Jakarta (ID): Kementerian Perdagangan.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. (2020). Hasil survei dampak pandemi Covid-19 pada pekerja. http://lipi.go.id/siaranpress/hasil-survei-dampak-pandemi-covid-19pada-pekerja/22011. Diakses 01 Maret 2022.

Marwanti, 2015. Artikel, Diversifikasi Pengolahan Bahan Pangan Lokal. http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/Difersifikasi.pdf. Diakses 01 Maret 2022.

Rachman HPS, Purwantini TB. 2014. Dinamika konsumsi beras dan prospeknya bagi peningkatan kualitas konsumsi pangan dan status gizi rumahtangga di Indonesia. Dalam: Ekonomi perberasan Indonesia. Jakarta (ID): Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia.

Rahayu M., M. Taufik., M. Tufaila., R. Hasid., Asniah. 2020. Diversifikasi Pangan : Solusi Krisis Pangan ditengah Pandemi COVID 19. J.K P. (Jurnal Karya Pengabdian): 2(2): 92-99.

Setiawan S. Yoga, 2010. Peningkatan Produksi Beras Dan Diversifikasi Pangan Lokal Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional.

Suryani E, Rachman HPS. 2008. Perubahan pola konsumsi pangan sumber karbohidrat di perdesaan. Pangan. 52(17):13-25. doi:10.33964/ jp.v17i3.264.

Suryani E, Hermanto, Saliem HP, Ariani M, Suhaeti RN, Hardono GS. 2016. Dinamika pola konsumsi pangan dan implikasinya terhadap pengembangan komoditas pertanian. Laporan Akhir Penelitian. Bogor (ID): Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.

Tuhuteru S. 2015. Diversifikasi Pangan Lokal Sebagai Sumber Pangan Alternatif Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan. Buku: Pengembangan Desa “Diversifikasi Pangan Lokal Sebagai Sumber Pangan Alternatif Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan”. Buletin Mata Garuda Institute. Edisi 2. Jakarta.

Published
2022-03-12
How to Cite
Tuhuteru, S., Kaiwai, O., Douw, L., Wandikbo, O., Wilil, F., Agapa, R., Kogoya, I., Mabel, R., Karoba, D., & Tabuni, I. (2022). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG KAMA DISTRIK WESAPUT DALAM MEMAKSIMALKAN SINGKONG DAN UBI JALAR SEBAGAI SOLUSI KETAHANAN PANGAN DI MASA PANDEMIK. Jurnal Abdimas Indonesia, 2(1), 94-105. https://doi.org/10.53769/jai.v2i1.189