Edukasi Tuberkolosis dan Resistensi Obat TB Pada Warga dan Kader PKK RW 06 Balimester, Jakarta Timur
Abstract
Penyakit Tuberculosis masih menjadi ancaman kesehatan di Indonesia. Angka kejadian TB di Indonesia meningkat setiap tahun. Penderita TB yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi hingga kematian. Selain itu, terapi yang tepat diberikan untuk menghindari bakteri resisten terhadap obat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit TB dan TB resisten obat melalui edukasi. Metode yang dilakukan untuk kegitan pengabdian kepada masyarakat adalah melalui pemberian ceramah, pemberian pretest dan postes, dan pemeriksaan kadar Hb pada anak-anak. Berdasarkan hasil skor post test diketahui bahwa pengetahuan masyarakat meningkat setelah edukasi dilakukan.
Downloads
References
Fahdhienie, F., Mudatsir, M., Abidin, T. F., & Nurjannah, N. (2024). Risk factors of pulmonary tuberculosis in Indonesia: A case-control study in a high disease prevalence region. Narra J, 4(2). https://doi.org/10.52225/narra.v4i2.943
Sari, M. (2021). Terapi Tuberkulosis. Jurnal Medika Hutama, 03(01), 1571–1575.
Sikumbang, R. H., Eyanoer, P. C., & Siregar, N. P. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Tb Paru Pada Usia Produktif Di Wilayah Kerja Puskesmas Tegal Sari Kecamatsan Medan Denai. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 21(1), 32–43. https://doi.org/10.30743/ibnusina.v21i1.196
Widodo, Purlinda, D. E., & Riadi, A. (2022). Dasar-Dasar Mycobacterium Tuberculosis. Pustaka Rumah C1nta.
World Health Organization. (2014). Global Tuberculosis Report 2014.
World Health Organization. (2016). Global Tuberculosis Programme : Guidelines on the Management of latent Tuberculosis Infection .

