Ciptakan Mesin Penggerus Kacang Tanah Upaya Untuk Tingkatkan Mutu Sambal Pecel
Abstract
Sambel Pecel merupakan salah satu produk unggulan Kota Madiun. Usaha produksi
sambel Pecel dalam skala industri kecil atau rumah tangga telah menjadi roda penggerak
perekonomian Kota Madiun. Ekspor Sambel Pecel dari Kabupaten Madiun selama ini
lebih banyak dikirim negara-negara tujuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) luar negeri
yaitu ke Malaysia, Arab Saudi, Hongkong, Singapura, Brunei dan Taiwan. Sampai
sekarang, pembuatan Sambel Pecel yang bermutu tinggi masih belum dapat dilakukan
dengan bantuan alat mekanis pemipih. Kacang Tanah sebagai bahan dasar sambel ini
masih harus dipipihkan secara manual oleh alat tradisionil alat tradisional pelunak
kacang yang sederhana. Proses pengeringan kacang yang sudah dipipihkan yang
dilakukan pada kondisi saat ini adalah menggunakan pengeringan konvensional
mengandalkan panas matahari, sehingga memakan waktu yang lama dan kurang
konsisten dalam hal mutu. Begitu juga proses pengemasan produk masih dilakukan
secara tradisional, sehingga kurang menarik untuk pemasaran.Usulan program IbM ini
ditujukan untuk membantu menyelesaikan masalah mitra IbM Kelompok usaha Sambel
Pecel. Untuk itu, ada beberapa solusi yang dapat ditawarkan kepada mitra IbM ini. Yang
pertama solusi untuk praproduksi. Penggerusan kacang, pengeringan kacang tanah,
pembuatan kemasan pasca produksi.. Kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan dan
pelatihan penggunaan alat pemroses penggerusan, dan pengemasan sambel pecel agar
menarik konsumen untuk pasca produksi sambel Pecel. Yang kedua solusi untuk proses
produksi (shop floor), kepada mitra akan diberikan alat berupa alat mesin penggerusan
kacang tanah (vacuum frying). Penyuluhan dan pelatihan tentang penggunaan alat mesin
penggerus sambel Pecel. Yang ketiga, solusi untuk pasca produksi yaitu pengemasan
sambel dengan bungkus yang menarik, cantik. Program IbM ini menawarkan solusi
untuk masalah pascaproduksi dengan perbaikan pada sisi pengemasan produk.
Teknologi yang ditawarkan berupa teknologi pengemasan modern. Dengan alat ini
produk diharapkan akan tahan lebih lama, cantik, konsumen. Dengan cara ini diharapkan
produk akan lebih menarik pada saat dipasarkan.
Downloads
References
Anonim,“Madiun Ekspor 1 Ton Sambel Pecel”,
http://www.pelita.or.id/baca.php?id=81094, diakses pada tanggal 13 Maret
, pukul 04.47 WIB
Asri, I.W.Y., (2010), “Analisis Usaha Industri Sambal Pecel Skala Rumah Tangga Di
Kabupaten Magetan”, Skripsi Program Studi Agribisnis, Universitas Sebelas
Maret
Biro Pusat Statistik Kota Madiun, 2014 “ Madiun Dalam Angka 2014”, Humas pemkot
Madiun Publisher.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, (2011), “Pelaksanaan
Kebijakan Industri di Jawa Timur”.
http://engineering-system.blogspot.com/2009/12/industri-sambel- kacang tanah-dan
kendala.html
http://skripsi-ilmiah.blogspot.com/2012/11/analisis-nilai-tambah-efisiensi-dan.html,
diakses pada tanggal 13 Maret 2015, pukul 03.25 WIB
http://wongmadiiun.blogspot.com/2008/01/samabl
pecel-sampai-malaysia.html,
diakses pada tanggal 13 Maret 2015, pukul 03.45 WIB
Sunanto, H. (1991). Budaya kacang tanah dan sambal pecel”, Kanisius: Yogyakarta

