Pembuatan Eco Enzyme dan Cairan Pembersih Serbaguna sebagai Solusi Pemanfaatan Limbah dan Pemberdayaan Anggota Majelis Taklim Rahmatul Ummah Kota Makassar

  • Andi Zulfikar Syaiful Universitas Bosowa, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • M. Tang Universitas Bosowa, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Firman Menne Universitas Bosowa, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Justo Battong Universitas Bosowa, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Teguh Syaputra Universitas Bosowa, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Keywords: Eco enzyme, surfaktan metil etil sulfonate (MES), majelis taklim Rahmatul Ummah

Abstract

Tumpukan sampah di pemukiman padat seperti di Kelurahan Pattingalloang Baru masih menjadi masalah serius akibat kurangnya kesadaran masyarakat. Penanganan sampah membutuhkan partisipasi aktif, termasuk dari ibu-ibu majelis taklim Rahmatul Ummah. Sampah organik bisa diolah menjadi eco enzyme, namun produk ini tidak dapat dijual langsung dan memiliki keterbatasan. Oleh karena itu mitra perlu dilatih dalam pembuatan cairan pembersih berbahan aktif eco enzyme agar produk yang dihasilkan memiliki mutu yang baik. Bahan utama cairan pembersih yang digunakan adalah surfaktan metil etil sulfonate (MES) yang merupakan surfaktan alami dan ramah lingkungan. Paduan MES dan eco enzyme akan menghasilkan cairan pembersih yang memiliki daya bersih dan antiseptik yang lebih baik serta mudah terurai di lingkungan. Evaluasi pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan sangat signifikan pengetahuan peserta mengenai eco enzyme, demikian pula sikap peserta yang lebih mendukung gerakan peduli lingkungan, serta perilaku peserta yang menjadi lebih aktif mengolah limbah menjadi suatu produk yang bermanfaat. Seluruh peserta merasa lebih dari puas (nilai 4,67 dari nilai tertinggi 5,0 dalam skala Likert) terhadap seluruh rangkaian kegiatan, baik mengenai penyampaian materi dan praktik, kebermanfaatan kegiatan, dan potensi cairan pembersih MES-EE untuk dikembangkan menjadi wirausaha baru.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Della, R., Ramadhani, D.F., Sinaga, E., Surya, A., Martini, S., Amelia, D.R. (2021). Perubahan kebiasaan masyarakat selama pandemic Covid 19. Seminar Nasional Karya Ilmiah Multidisiplin, 1(1): 249 - 255.

Asio, J.R.G., Garcia, J.S., Antonatos, C., Sevilla-Nastor, J.B. & Trinidad, L.C. (2023). Sodium lauryl sulfate and its potential impacts on organisms and the environment: A thematic analysis. Emerging Contaminants, 9(1). https://doi.org/10.1016/j.emcon.2023.100205

Basketter, D., Berg, N., Broekhuizen, C., Fieldsend, M., Kirkwood, S., Kluin, C., Mathieu, S. & Rodriguez, C. (2012). Enzymes in cleaning products: An overview of toxicological properties and risk assessment/management. Regulatory Toxicology and Pharmacology, 64(1): 117-123. https://doi.org/10.1016/j.yrtph.2012.06.016

Bawankule, K. P. (2021). Methyl Ester Sulfonate as an Alternative to Petrochemical Based Surfactants. Journal of Emerging Technologies and Innovative Research (JETIR). 8(5), 5.

Freeling, F., Alygizakis, N.A., von der Ohe, PC., Slobodnik, J., Oswald, P., Aalizadeh R., Cirka, L., Thomaidis, NS. & Scheurer, M. (2019). Occurrence and potential environmental risk of surfactants and their transformation products discharged by wastewater treatment plants. Science of The Total Environment. 681: 475-487. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2019.04.445

Ginting, N., Hasnudi, H., Yunilas, Y. (2021). Eco-enzyme Disinfection in Pig Housing as an Effort to Suppress Esherechia coli Population. J Sain Peternak Indones.16(3):283–7.

Gu, S., Xu, D., Zhou, F., Chen, C., Liu, C., Tian, M., & Jiang, A. (2021). The Garbage Enzyme with Chinese Hoenylocust Fruits Showed Better Properties and Application than When Using the Garbage Enzyme Alone. Foods. 10(11):2656.

Gürkök, S. (2019). Microbial Enzymes in Detergents: A Review. International Journal of Scientific & Engineering Research, 10(9).

Harfadli, M. M., Jordan, N. A., & Ulimaz, M. (2021). Pelatihan dan Sosialisasi Pembuatan Deterjen Cair Ramah Lingkungan Pengganti Deterjen Sintetik. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 6(1), 1.

Rahayu, M.R., Nengah, M. & Situmeang, Y.P. (2021). Acceleration of Production Natural Disinfectants from the Combination of Eco-Enzyme Domestic Organic Waste and Frangipani Flowers (Plumeria alba). SEAS Sustain Environ Agric Sci. 5(1):15–21.

Mavani, H.A.K., Tew, I.M., Wong, L., Yew, H.Z., Mahyuddin, A., Ahmad Ghazali, R., Pow, E.H.N. (2020). Antimicrobial Efficacy of Fruit Peels Eco-Enzyme against Enterococcus faecalis: An In Vitro Study. Int J Environ Res Public Health. 2020 Jul 15;17(14):5107. doi: 10.3390/ijerph17145107.

Novianti, A. & Muliarta, I.N. (2021). Eco-Enzym Based on Household Organic Waste as Multi-Purpose Liquid. Agriwar J. 1(1):12–7.

Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2019 Tentang Majelis Taklim

Syaiful, A.Z., Buraerah, M.F. dan Ridwan. (2023). Pelatihan Pembuatan Cairan Pembersih Methyl Ethyl Sulfonat – Eco enzyme di Kampoeng Kuliner Makassar. Kreanova, 3(2): 47-52.

Published
2024-09-30
How to Cite
Syaiful, A. Z., Tang, M., Menne, F., Battong, J., & Syaputra, T. (2024). Pembuatan Eco Enzyme dan Cairan Pembersih Serbaguna sebagai Solusi Pemanfaatan Limbah dan Pemberdayaan Anggota Majelis Taklim Rahmatul Ummah Kota Makassar. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(3), 1362-1374. https://doi.org/10.53769/jai.v4i3.1003