Analisis Kesalahan Berbahasa pada Penjual Kopi di Pajak Sei Sikambing C. II Kec. Medan Helvetia Kota Medan: Kajian Semantik

  • Evin Rohmahaldo Purba Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
  • Nais Patresia Girsang Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
  • Tresya Indriani Purba Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
  • Esra Polanda Simamora Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
Keywords: kesalahan berbahasa, semantik, tuturan penjual kopi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa pada tuturan         penjual kopi di kawasan Pajak Sei Sikambing, Kota Medan, berdasarkan kajian semantik. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa hasil wawancara tertutup terhadap seorang penjual kopi keliling. Data dianalisis melalui tahap pengumpulan data, identifikasi kesalahan, penjelasan kesalahan, klasifikasi kesalahan, dan evaluasi kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat jenis kesalahan berbahasa yang ditemukan, yaitu gejala pleonasme, kesalahan pemilihan kata (diksi), ambiguitas, dan gejala kontraksi. Gejala hiperkorek tidak ditemukan dalam data penelitian. Kesalahan pleonasme ditandai oleh penggunaan unsur bahasa yang berlebihan, sedangkan kesalahan diksi muncul akibat penggunaan kata atau frasa yang kurang tepat sesuai konteks. Ambiguitas ditemukan pada tuturan yang memiliki makna ganda atau tidak jelas, sementara gejala kontraksi menjadi bentuk kesalahan yang paling dominan, seperti penggunaan kata mayan, dah, kalo, karna, ama, gak, keknya, dan dapet. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa penjual kopi dipengaruhi oleh kebiasaan berbahasa lisan, dialek daerah, dan lingkungan sosial. Kajian semantik terbukti dapat digunakan untuk mengidentifikasi serta menjelaskan berbagai bentuk kesalahan makna yang muncul dalam komunikasi sehari-hari.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aji, A. B., Istikhomah, E., Majid, M. Z. Y. Al, & Ulya, C. (2020). Analisis kesalahan berbahasa tataran semantik pada berita daring laman Sindonews.com. Jurnal Bahasa Sastra dan Pembelajaran, 2(2), 65–70.

Ambarsari, C. F., Gizka, A. F., Zerlinda, N., Namira, S. M. P., Maulidya, E. P. G., & Arum, D. P. (2024). Bahasa Indonesia dalam komunikasi politik: Variasi gaya bahasa calon presiden dalam debat pertama Pilpres 2024. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(2), 5702–5720.

Anggraini, D., & Nasucha, Y. (2021). Analisis gejala bahasa pada surat dinas di Kantor Desa Pengkol Nguter Sukoharjo. Totobuang, 9(2), 197–209. https://doi.org/10.26499/ttbng.v9i2.305

Aziz, A. (2025). Pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Arab dengan strategi kognitif (Studi perbandingan di MTs NW Gelogor dan MTs NW Banyumulek). Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(8), 2561–2565. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i3.2819

Damayanti, R. (2018). Diksi dan gaya dalam media sosial Instagram. Jurnal Widyaloka IKIP Widya Darma, 5(3), 261–278.

Efektif, D. A. N. K. (2021). 2839-Article text-8734-1-10-20211110. 4, 262–270.

Fadila, A. S., Alwansyah, Y., & Anggriawan, A. (2023). Pengaruh bahasa gaul terhadap penggunaan bahasa Indonesia oleh mahasiswa. Eunoia: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.30821/eunoia.v3i1.2527

Fitriani, D., Silitonga, I. A., Utari, P., Pulungan, U. A., Surbakti, Y. S., Pulungan, K. I., Sihombing, D. A., & Jakaria. (2025). Analisis kesalahan berbahasa pada berita online Cakaplah.com: Studi deskriptif. Jurnal Mudabbir, 5(3), 647–654. https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i1.869

Goesda, R. T. A., & Nirmawan. (2024). Analisis bahasa pada Instagram @lambe_turah: Kajian semantik. Bahterasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(3). https://doi.org/10.30596/jpbsi.v5i2.20248

Lase, H. S. Y., Angin, J. M. P., Sartika, L., & Hutagalung, T. (2021). Penggunaan gaya bahasa sarkasme pada lirik lagu Enau berjudul “Negara Lucu”: Kajian semantik. Jurnal Lingue, 3(1). https://doi.org/10.33477/lingue.v3i1.1883

Munasiah, M. (2021). Efektivitas pemanfaatan aplikasi Zoom sebagai media pembelajaran jarak jauh. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(3), 1163–1169. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1255

Nafinuddin, S. (2018). Analisis kesalahan berbahasa dalam bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 1(1), 10. https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/al-fathin/article/view/1186

Nafinuddin, S. (2020). Pengantar semantik (pengertian, hakikat, jenis) (pp. 1–21). https://doi.org/10.31219/osf.io/b8ws3

Rahmah, F. P. H. C., Rahmawati, F., & Jatmiko, R. A. (2025). Analisis kesalahan berbahasa bidang semantik pada situs web Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 3(1), 87–104. https://doi.org/10.30762/narasi.v3i1.1253

Trismanto, T. (2018). Ambiguitas dalam bahasa Indonesia. Bangun Rekaprima, 4(1), 42. https://doi.org/10.32497/bangunrekaprima.v4i1.1118

Valatehan, L., Fachrurrozi, M., & Arsalan, O. (2016). Identifikasi kalimat pemborosan menggunakan rule-based reasoning. Annual Research Seminar, 2(1), 205–208. http://ars.ilkom.unsri.ac.id

Waningyun, P. P., & Ma’rifah, N. (2025). Analisis kesalahan berbahasa dalam surat kabar online Suara Merdeka edisi 11 Oktober 2024. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 10(1), 232–241. https://doi.org/10.36709/bastra.v10i1.1206

Widianti, E. (2025). Metode konvensional dan metode kontemporer dalam pembelajaran bahasa Arab (Kajian literatur). Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 2449–2455. https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2631

Published
2026-10-31
How to Cite
Purba, E. R., Girsang, N. P., Purba, T. I., & Simamora, E. P. (2026). Analisis Kesalahan Berbahasa pada Penjual Kopi di Pajak Sei Sikambing C. II Kec. Medan Helvetia Kota Medan: Kajian Semantik . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(4), 4883-4890. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i4.3848
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)