Variasi Bentuk dan Makna Reduplikasi Bahasa Kaili Dialek Doi sebagai Representasi Kekayaan Morfologi Bahasa Daerah

  • Aditya Firmansyah Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Fariha Djanati Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Elsa Immanuela Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Mayanti Mayanti Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Lisya Tawurisi Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Aynia Humairah Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
Keywords: reduplikasi, bahasa Kaili dialek Doi, morfologi bahasa daerah, fungsi semantis, dokumentasi

Abstract

Penelitian mengenai reduplikasi pada bahasa daerah memiliki peran penting dalam memperkaya dokumentasi morfologi sekaligus mendukung pelestarian keragaman linguistik Indonesia. Meskipun kajian reduplikasi telah dilakukan pada berbagai bahasa daerah, deskripsi yang komprehensif mengenai bentuk dan makna reduplikasi dalam Bahasa Kaili dialek Doi masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan variasi bentuk dan makna reduplikasi dalam Bahasa Kaili dialek Doi pada kelas kata nomina, verba, adjektiva, dan adverbia. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif linguistik. Data penelitian berupa tuturan penutur asli Bahasa Kaili dialek Doi yang diperoleh melalui metode simak dan metode cakap, kemudian dianalisis menggunakan metode distribusional dan metode padan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reduplikasi dalam dialek tersebut diwujudkan melalui empat bentuk utama, yaitu reduplikasi penuh, reduplikasi sebagian, reduplikasi berimbuhan, dan reduplikasi perubahan bunyi. Dari aspek semantis, reduplikasi menghasilkan berbagai fungsi makna, meliputi makna jamak, intensitas, frekuensi, kolektivitas, kemiripan, durasi, dan pengulangan tindakan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa reduplikasi merupakan proses morfologis yang produktif serta mencerminkan hubungan yang erat antara pembentukan bentuk dan pengembangan makna dalam sistem kebahasaan dialek Doi. Penelitian ini berkontribusi pada pengayaan kajian morfologi bahasa daerah Indonesia melalui penyediaan deskripsi empiris mengenai pola reduplikasi yang masih jarang terdokumentasikan. Selain memperluas basis data linguistik tentang Bahasa Kaili dialek Doi, hasil penelitian juga memiliki implikasi bagi pengembangan dokumentasi bahasa daerah, pelestarian warisan linguistik lokal, dan penelitian lanjutan mengenai morfologi bahasa-bahasa daerah di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afria, R., & Putri, Y. (2022). Reduplikasi bahasa Minangkabau di Desa Kurnia Koto Salak Kecamatan Sungai Rumbai: Kajian morfologi. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 6(1), 72–79. https://doi.org/10.22437/titian.v6i1.19111

Ambarita, E., & Sembiring, M. (2025). The patterns of ablaut reduplication in Toba Batak: A construction-based approach. REiLA: Journal of Research and Innovation in Language, 7(1), 29–44. https://doi.org/10.31849/reila.v7i1.17024

Anindyatri, A. O., & Mufidah, I. (2020). Gambaran kondisi vitalitas bahasa daerah di Indonesia: Berdasarkan data tahun 2018–2019. https://repositori.kemdikbud.go.id/22796/

Benu, N. N., Suparwa, I. N., & Putra, A. A. P. (2024). Morfofonemik reduplikasi bahasa Dawan. Humanis, 28(2), 173–[halaman akhir perlu diverifikasi]. https://doi.org/10.24843/jh.2024.v28.i02.p03

Darmawan, A., & Rahmat, W. (2022). Duplication of nomina in Minangkabau language in daily use in the city of Padang. Jurnal Ceteris Paribus, 1(2), 33–47. https://doi.org/10.25077/jcp.v1.i2.33-47.2022

Firman, A. D. (2017). Bentuk dan makna reduplikasi bahasa Moronene. [Nama jurnal perlu dilengkapi], 10(1), 1–15. https://doi.org/10.26499/jk.v10i1.308

Hasanah, H., Fibiani, M., & Fizriyani, W. (2023). Reduplikasi nomina dan verba dalam bahasa Using. Deiksis, 15(1), 25–[halaman akhir perlu diverifikasi]. https://doi.org/10.30998/deiksis.v15i1.13091

Hutri, K., Deliana, D., & Nasution, K. (2020). Bentuk dan makna reduplikasi adjektiva dalam bahasa Minangkabau dialek Sungayang di Kab. Tanah Datar. Humanika, 27(2), 95–104. https://doi.org/10.14710/humanika.v27i2.33074

Klamer, M., & Saad, G. (2020). Reduplication in Abui: A case of pattern extension. Morphology, 30(4), 311–346. https://doi.org/10.1007/s11525-020-09369-z

Musaffak. (2013). Reduplikasi kata dalam bahasa Madura. Jurnal Artikulasi, 12(2). https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jib/article/download/1259/1348

Nirwan, N., Suliadi, S., & Sakinah, U. A. (2024). Reduplikasi nomina dan verba dalam masyarakat Pakkado’ di Sulawesi Barat. Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya, 8(1), 36–43. https://doi.org/10.22225/kulturistik.8.1.6852

Oktaviani, D., Rahmah, L. N., & Dewi, P. N. H. F. (2025). Analisis morfologi dalam pengembangan bahasa dan budaya. Journal Central Publisher, 1(11), 1237–1241. https://doi.org/10.60145/jcp.v1i11.234

Pamolango, V., & Ho, C. Y. (2020). The reduplication process of Balantak language: A minority Austronesian language of Eastern Sulawesi. Investigationes Linguisticae, 44, 15–21. https://doi.org/10.14746/il.2020.44.2

Rafiek, M., Effendi, H., & Nisa, R. (2022). Reduplication in Banjarese. International Journal of Linguistics, Literature and Culture, 8(6), 242–253. https://doi.org/10.21744/ijllc.v8n6.2166

Rezqi, R. Y. (2014). Reduplication in Sundanese language [Karya ilmiah, Universitas Pendidikan Indonesia]. Repository Universitas Pendidikan Indonesia.

Rumilah, S., & Cahyani, I. (2020). Struktur bahasa: Pembentukan kata dan morfem sebagai proses morfemis dan morfofonemik dalam bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 8(1), 70–87. https://doi.org/10.30659/j.8.1.70-87

Sopacua, V. F., Costa, R. A. D., & Pesiwarissa, L. F. (2022). Reduplikasi dalam bahasa Melayu Ambon (kajian morfologi). Arbitrer: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 687–704. https://doi.org/10.30598/arbitrervol4no2hlm687-704

Srisudarso, M., Hermanto, B., & Putri, Y. P. (2024). Linguistik umum. PT. Mafy Media Literasi Indonesia.

Herawati, H. (2020). Reduplikasi dalam bahasa Bugis dialek Sinjai. Multilingual, 19(1), 32–43. https://doi.org/10.26499/multilingual.v19i1.130

Sudaryanto. (1993). Metode dan aneka teknik analisis bahasa: Pengantar penelitian wahana kebudayaan secara linguistis. Duta Wacana University Press.

Syamsuddin, S., Putra, R. A., & Mardiah, M. (2025). Degradasi penggunaan bahasa Kaili sebagai bahasa ibu pada masyarakat Tawaeli, Kota Palu. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 18(1), 203–216. https://doi.org/10.30651/st.v18i1.24381

Unas, A. O., & Sosrohadi, S. (2025). Keragaman dan variasi linguistik di Indonesia. Aksarabaca, 7(1). https://doi.org/10.47313/aksarabaca.v7i1.4333

Wijana, I. D. P. (2021). Reduplication in Javanese. Linguistik Indonesia, 39(1), 29–47. https://doi.org/10.26499/li.v39i1.167

Yuliana, F. (2025). Reduplikasi pada animasi Tekotok: Serumah dengan mertua. Jurnal Cahaya Edukasi, 2(4), 468–469. https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.260

Published
2026-09-30
How to Cite
Firmansyah, A., Djanati, F., Immanuela, E., Mayanti, M., Tawurisi, L., & Humairah, A. (2026). Variasi Bentuk dan Makna Reduplikasi Bahasa Kaili Dialek Doi sebagai Representasi Kekayaan Morfologi Bahasa Daerah. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 4542-4557. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.3795
Section
Articles