Praktik Campur Kode dalam Interaksi Digital Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Media Sosial: Kajian Sosiolinguistik

  • Atikah Nurul Asdah Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Nur Anita Syamsi Safitri Universitas Negeri Makassar, Indonesia
Keywords: campur kode, komunikasi digital, mahasiswa, sosiolinguistik, media sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk campur kode serta menganalisis faktor sosial-linguistik yang memengaruhi penggunaannya dalam interaksi digital mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI). Ruang lingkup kajian difokuskan pada penggunaan campur kode di platform media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan Twitter (X) sebagai cerminan praktik berbahasa generasi digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori campur kode dari Muysken serta didukung kerangka sosiolinguistik digital dari Androutsopoulos. Data diperoleh melalui dokumentasi tangkapan layar dan wawancara semi-terstruktur terhadap mahasiswa PBSI aktif semester empat ke atas. Model data dianalisis menggunakan taksonomi campur kode yang mencakup bentuk insertion, alternation, dan congruent lexicalization. Hasil temuan menunjukkan bahwa bentuk insertion paling dominan digunakan, diikuti oleh alternation dan congruent lexicalization. Praktik campur kode dipengaruhi oleh faktor identitas, efisiensi berbahasa, serta adaptasi terhadap konteks sosial digital. Mahasiswa PBSI menunjukkan kesadaran pragmatis dalam menyesuaikan gaya bahasa sesuai audiens dan situasi, sekaligus mencerminkan dilema antara norma kebahasaan akademik dan ekspresi digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Androutsopoulos, J. (2014). Moments of Sharing: Entextualization and Linguistic Repertoires in Social Networking. Retrieved from: https://www.researchgate.net/publication/264409641_Moments_of_Sharing_Entextualization_and_Linguistic_Repertoires_in_Social_Networking(Accessed on May 10, 2025).

Bhatia, T.K., & Ritchie, W.C. (2004). Social and Psychological Factors in Language Mixing. Journal of Language and Social Psychology, Vol. 23, No. 1, pp. 1–10. Thousand Oaks: Sage Publications.

Bucholtz, M., & Hall, K. (2005). Identity and Interaction: A Sociocultural Linguistic Approach. Discourse Studies, Vol. 7, No. 4–5, pp. 585–614. London: Sage Publications.

Butler, J. (1997). Excitable Speech: A Politics of the Performative. New York: Routledge.

Fitria, T. N. (2024). Code Mixing Between Indonesian and English in The Website “Female Daily Review.” Salience, 4(2). https://doi.org/10.60155/salience.v4i2.409

Muysken, P. (2000). Bilingual Speech: A Typology of Code-Mixing. Cambridge: Cambridge University Press.

Pitri, R., & Riansi, E. S. (2024). Penggunaan Campur Kode dalam Kolom Komentar Akun Instagram @Kumparancom : Kajian Sosiolingustik. Edukasi Lingua Sastra, 22(1), 33–42. https://doi.org/10.47637/elsa.v22i1.938

Putri, Theodelind Eunike Pramesti Dawa. (2024). Dwibahasa dalam Tuturan Sehari-hari Bahasa Dayak Kanayatn Dialek Ahe (Kajian Sosiolinguistik). Jurnal Peneroka, Vol. 4, No. 1. Pontianak: IKIP PGRI Pontianak. DOI: https://doi.org/10.30739/peneroka.v4i1.2739

Saldaña, J. (2014). The Coding Manual for Qualitative Researchers. Retrieved from: https://uk.sagepub.com/en-gb/eur/the-coding-manual-for-qualitative-researchers/book243616 (Accessed on May 10, 2025).

Singh, H. (2022). Impact of social media on interpersonal communication. International Journal of Communication and Information Technology. https://doi.org/10.33545/2707661x.2022.v3.i2a.69

Sueni, N. M. (2022). Analisis alih kode dan campur kode dalam dialog mahasiswa dan mahasiswi manggarai program studi pendidikan bahasa dan sastra indonesia fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas mahasaraswati denpasar. Wacana, 21(2), 27–35. https://doi.org/10.46444/wacanasaraswati.v21i1.380

Sugiarto, E., & Arif, M. F. (2024). Digital footprints: unpacking cultural identity through english-language practices on social media. https://doi.org/10.25134/erjee.v12i3.10321

Suwito. (1985). Sosiolinguistik: Pengantar Awal. Surakarta: Henary Offset.

Suwito. (1988). Pengantar Awal Sosiolinguistik. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Press.

Wibowo, H., & Hamidah, N. (2023). Linguistic Interplay on Social Media: Unraveling Indonesian-English Code Mixing on Twitter. Tamaddun (Makassar). https://doi.org/10.33096/tamaddun.v22i2.547

Published
2025-05-31
How to Cite
Asdah, A. N., & Safitri, N. A. S. (2025). Praktik Campur Kode dalam Interaksi Digital Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Media Sosial: Kajian Sosiolinguistik. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(2), 906-918. Retrieved from https://mail.dmi-journals.org/deiktis/article/view/1590
Section
Articles